Satu Jam Bersama Head Master
Insya Allah sebagai pembelajar kita selalu dibekali diri untuk belajar dan mengajar . Cuma ada cumanya nih , ketika kita jadi pembelajar yang baik .Bisakah kita jadi pembelajar yang baik ? Insya Allah ,beginilah ceritanya kawan ...
Aku berlari-lari menuruni tangga lalu menaikinya dengan tetap berdzikir ,subhanallah,alhamdulillah ,allahuakbar.Yang terakhir inilah yang membuatku tetap bertahan untuk mendengarkan kata-kata beliau yang penuh makna .Satu jam rasanya setahun ...,Ya Allah mudah-mudahan ku selalu berbaik sangka kepada beliau.Satu demi satu uraian itu masuk ke lubuk hatiku yang terdalam ... dalam sekali ... sampai rasanya duduk ini terasa nyaman ... tetap temanku mencoba membuatku nyaman kawan ...Aku tetap mengingatnya diantaranya :
1.Dalam berbusana hendaknya kita mencontoh shohabiyah .Dengan melihat kondisi tebal longgar dan tidak menyerupai laki-laki.
2.Waktu bagaikan pedang ,sedikit kita mengabaikan maka nyawa kita akan melayang .So beginilah kalau telat ketika hadir , banyak hal-hal negatif terlihat .
OK. begitu dulu ya lainkali disambung ...tobe continue
Rabu, 28 April 2010
Jumat, 23 April 2010
Potensi yang Tergali
Senang mengingat perjalanan yang pernah dilalui terutama inspirasi untuk menyatakan rasa bahasa.Dimanapun kita berada selalu kita punya beranda , apa sih maksudnya ? Maksudnya semua rasa yang ada di dada keluarkan lewat beranda puisi Insya Allah akan lebih bermakna .
Mengingat seorang teman ketika itu kita pelatihan sains di Lembang ia membacakan puisi tentang potensi yang dapat kita miliki hanya melalui pelatihan satu dua hari subhanallah ...
Potensi yang Tergali
Semua orang punya potensi
Tapi potensi itu tak terlihat
Tapi ada juga yang ingin dilihat
Bagaimana menjadi terlihat dan bermanfa'at ?
O...
Sungguh mudah ...
Mengapa mudah ?...
Kata siapa mudah ?...
Datanglah bak lebah
Berkerumun, berdengung, bekerjasama, menghasilkan madu ...
Tak mengapa ditertawakan
Tak perlu sedih ditinggalkan
Marilah bergabung bersama KPI
Insya Allah potensi tergali
(Dibacakan oleh Ibu Tuti Fauziah pada acara pelatihan sains guru SD/MI se-Jawa Barat,Lembang 25-27 Januari 2008)
Mengingat seorang teman ketika itu kita pelatihan sains di Lembang ia membacakan puisi tentang potensi yang dapat kita miliki hanya melalui pelatihan satu dua hari subhanallah ...
Potensi yang Tergali
Semua orang punya potensi
Tapi potensi itu tak terlihat
Tapi ada juga yang ingin dilihat
Bagaimana menjadi terlihat dan bermanfa'at ?
O...
Sungguh mudah ...
Mengapa mudah ?...
Kata siapa mudah ?...
Datanglah bak lebah
Berkerumun, berdengung, bekerjasama, menghasilkan madu ...
Tak mengapa ditertawakan
Tak perlu sedih ditinggalkan
Marilah bergabung bersama KPI
Insya Allah potensi tergali
(Dibacakan oleh Ibu Tuti Fauziah pada acara pelatihan sains guru SD/MI se-Jawa Barat,Lembang 25-27 Januari 2008)
Kamis, 22 April 2010
SALAH SIAPA

Rabu, 21 April 2010,.. boleh dibilang aku sudah teramat lelah. Setelah selesai menjalankan amanahku di sekolah. Aku harus menghadiri acara rutinku (pengajian pekanan).
Tau sendiri lah,.. kita-kita yang biasa naek angkot. sudah pasti tidak nyaman, ditambah lagi dengan lelah yang terus menggelayut.
fuuuuuh,... Depok - Kampung Rambutan. Rute yang membuat orang-orang banyak terjangkit penyakit stress karena kemacetan dan ketidakramahan para pengguna jalan dan supir yang galak, ditambah lagi dengan mobil angkot yang berjalan ugal-ugalan dan membuat para penumpang ingin muntah,... uhuk uhuk
Sampailah aku di tempat pengajian.
"Kok sepi-sepi aja,... ada apa nih?,.. bisik hati curiga
ku coba telpon beberapa orang temanku,.... intinya temanku memberikan informasi kalo hari ini pengajian dipending dan diganti esok hari,...... ALLHU AKBAR,... tidak ada pemberitahuan yang sampai kepadaku dari teman-teman.
Kalo besok harus kembali lagi ke sini,..... Enggak dah,... tapi mudah-mudahan langkah dan niatku sudah menjadi catatan amal baik malaikat Raqib dan Atid. Amin. (end)
Selasa, 20 April 2010
Lelah
Ku gantungkan jasad ini
diantara langit dan awan
ditiup angin ketidakberdayaan
terombang ambing
menuju gerbang kelelahan
mata langit mengintip berkelip dimana-mana
sedikit tertutup awan
tapi masih terlihat sinarnya
aku terbang memetik salah satu diantaranya
namun lelah menyusul menjemput derita
Bumi menangis tertancap tiang-tiang penyangga
berdiri tegak tak kenal rasa
para pekerja berkeringat butiran baja
ditampar jatuh berubah lelah
diantara langit dan awan
ditiup angin ketidakberdayaan
terombang ambing
menuju gerbang kelelahan
mata langit mengintip berkelip dimana-mana
sedikit tertutup awan
tapi masih terlihat sinarnya
aku terbang memetik salah satu diantaranya
namun lelah menyusul menjemput derita
Bumi menangis tertancap tiang-tiang penyangga
berdiri tegak tak kenal rasa
para pekerja berkeringat butiran baja
ditampar jatuh berubah lelah
Senin, 19 April 2010
JAKARTA - SURABAYA

Sebuah perjalanan yang cukup melelahkan,.. sang suami yang asli jakarta dan belum pernah merasakan pulang kampung, terpaksa harus naik kereta ekonomi kelas bawah melalui jendela yang kacanya bolong untuk berangkat merayap ke Surabaya
Saat itu kereta mulai berangkat, bersamaan dengan sang istri yang perutnya sudah berisi janin berumur 3 bulan. Sang istri bernama Endang Lestari sesekali memegang perutnya dikarenakan janin yang ada di rahimnya bergerak-gerak seolah-oleh memberikan teguran dan sapaan kepada orang tuanya yang mengajaknya jalan-jalan.
Perjalanan yang ditempuh hampir sehari semalam itu, tidak terlihat di wajahnya kelelahan sedikitpun, meski sebenarnya fisik sudah tak lagi mengizinkan untuk terus melakukan perjalanan. Maklum saja sedang hamil 3 bulan, dan ingin bersilaturahim ke rumah pak de calil di bilangan wonosari - surabaya.
Langganan:
Komentar (Atom)